web.jpg

Ruang Lingkup Kerja Manajemen SDM

Dalam menerapkan Best Practice Manajemen SDM sebuah perusahaan ditandai dengan dua ciri. Pertama,  strategi SDM harus dibangun dengan “forward looking” dan didorong oleh kebutuhan strategi bisnis.  Hal ini diungkapkan Booz Allen & Hamilton Agar perusahaan dapat mencapai visi misi dan tujuannya perlu dukungan Manajemen SDM yang unggul. Keterkaitan antara visi, misi dan tujuan perusahaan dengan manajemen SDM digambarkan sebagai berikut:

 

Berdasarkan gambar di atas maka langkah awal yang harus dirumuskan oleh Manajemen SDM yaitu pengembangan kompetensi yang terdiri atas :

1. Competency Models, terdiri atas :

    • Core Competency (Kompetensi Inti)

Kompetensi yang wajib dimiliki seluruh karyawan. Berkaitan dengan visi, misi, strategi dan nilai-nilai perusahaan serta kemampuan perusahaan mempertahankan keunggulan bersaingnya.

    • Role Competency (Kompetensi Peran)

Terdiri atas dua kategori yaitu kompetensi peran jabatan struktural dan kompetensi peran jabatan fungsional.

    • Behaviour Competency (Kompetensi Perilaku)

Kompetensi perilaku disusun berdasarkan famili pekerjaan (job family) yang disesuaikan berdasarkan sifat pekerjaannya (nature of work). Sehingga kompetensi perilaku setiap karyawan berbeda-beda, bergantuang pada job family masing-masing.

    • Technical Competency (Kompetensi Teknis)

Kompetensi teknis biasa juga disebut sebagai hard competency. Kompetensi teknis ialah kompetensi berupa skill dan knowledge (keterampilan dan pengetahuan) yang menjadi persyaratan minimal pada setiap jabatan.

2. Competency Dictionary, kamus kompetensi yang menjelaskan semua kompetensi yang harus ada dalam perusahaan.

3. Competency Profile, yaitu adanya profil dalam bentuk standar kompetensi jabatan.

4. Competency Assessment System, dikembangkan untuk mengukur kompetensi dan validitasnya. Melalui sistem ini diharapkan dihasilkan Individual Competence Profile dan Job Competence Profile.

Selanjutnya untuk menyeimbangi pengembangan kompetensi, perlu dilakukan pengembangan ruang lingkup manajemen SDM yang terdiri atas 6 hal yaitu :

  • Recruitment & Selection :
  1. Menentukan persyaratan setiap posisi jabatan
  2. Rekrutmen calon karyawan
  3. Seleksi calon untuk mendapatkan calon yang paling sesuai
  4. Placement dan orientasi
  • Performance Management :
  1. Menentukan target performance dari setiap karyawan (bisa dalam bentuk Key Performance Indicator : KPI)
  2. Mengevaluasi pencapaian target performance secara teratur
  3. Melakukan penilaian performance
  4. Melakukan coaching & counseling
  1. Memberlakukan jenjang dan jalur karir yang jelas.
  2. Memberlakukan mekanisme dan proses rekrutmen, seleksi dan separation retention dengan pola-pola yang jelas, transparan dan adil, serta keseimbangan antara kebutuhan SDM perusahaan dan kebutuhan karir karyawan.
  • Competency Development :
  1. Mengidentifikasi gap kompetensi antara yang diharapkan dengan yang telah dikuasai
  2. Mendesain program-program pengembangan kompetensi
  3. Memonitor dan mengevaluasi program pengembangan yang telah dilaksanakan
  • Renumeration System :
  1. Mendesain konsep reward / imbal  jasa dan penghargaan untuk karyawan
  2. Melaksanakan program-program penghargaan kepada karyawan yang memenuhi kriteria
  •  HR Information System :
  1. Mengelola data tentang karyawan
  2. Menganalisa data untuk peningkatan program dan keperluan jangka panjang.

Semoga bermanfaat. Wassalaam. (mk)

sumber : Buku Manajemen SDM karya Wien Hartono.

About mediakalla

" Keep the spirit for being good and we'll find a better day for tomorrow. "

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>